Operasi Penertiban Minol dan Praktik Prostitusi ; Satpol PP Tanggapi Kekhawatiran Masyarakat

by -2768 Views
Foto ; diskominfo
banner 468x60

DjossNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung baru-baru ini menggelar operasi penertiban di beberapa lokasi yang menjadi sorotan masyarakat terkait praktik peredaran minuman beralkohol (Minol) ilegal dan dugaan prostitusi. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu malam (18/10) dimulai sekitar pukul 21.00 WIB ini melibatkan tim gabungan dari Satpol PP, Badan Narkotika Nasional (BNN), Polsek Tanjungpandan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung.

Operasi ini menyasar beberapa tempat yang diduga menjadi titik distribusi minuman beralkohol ilegal, serta penginapan yang mencurigakan sebagai lokasi praktik prostitusi. Dari hasil penertiban, petugas berhasil mengamankan sekitar 68 liter minuman keras jenis tuak dan arak dari sejumlah titik penjualan di kawasan tersebut.

banner 336x280

Patroli Rutin: Langkah Tegas Menanggapi Masalah Sosial

Kepala Satpol PP Kabupaten Belitung, Hendri Suzanto, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari patroli rutin yang dilakukan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Belitung No. 4 Tahun 2024 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Namun, kali ini, pihaknya bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk lebih efektif mengantisipasi praktik-praktik yang meresahkan, seperti peredaran Minol ilegal dan prostitusi.

“Kegiatan ini adalah bagian dari patroli rutin yang dilakukan oleh Satpol PP. Namun kali ini, kami melibatkan BNN, Polsek Tanjungpandan, Dinas Kependudukan, dan Kominfo. Kami ingin menanggulangi penyakit masyarakat seperti peredaran minuman keras ilegal dan praktik prostitusi yang diduga terjadi di beberapa tempat di sekitar Tanjungpandan,” ujar Hendri.

Minuman Ilegal dan Prostitusi Online: Temuan Mencengangkan di Lokasi Penginapan

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan berbagai jenis minuman beralkohol lokal yang dijual tanpa izin resmi. Bahkan, di beberapa tempat, terdeteksi adanya indikasi pengoplosan minuman beralkohol dalam skala kecil. Ini menunjukkan bahwa meskipun usaha pengawasan telah dilakukan, masih ada celah bagi pengusaha yang mencoba melanggar aturan demi keuntungan sesaat.

See also  Heboh, Ridwan Kamil Diduga Selingkuh hingga Punya Anak dengan Lisa Mariana

Selain penertiban Minol, petugas juga memeriksa sejumlah penginapan yang diketahui sering menjadi tempat transit pendatang tanpa identitas. Hasilnya, ditemukan sejumlah penghuni yang tidak dapat menunjukkan identitas diri yang sah dan melanggar administrasi kependudukan. Tidak hanya itu, beberapa penginapan juga diduga menjadi tempat untuk praktik prostitusi yang dipromosikan melalui aplikasi daring.

“Untuk temuan Minol, kami masih menemukan penjualan alkohol ilegal dan ada beberapa upaya untuk mengoplos minuman tersebut. Bahkan di penginapan, ada penghuni yang tidak memiliki identitas jelas. Kami juga mendapati bahwa beberapa penginapan digunakan untuk praktik prostitusi yang difasilitasi melalui aplikasi online. Ini sangat meresahkan masyarakat,” ungkap Hendri.

Tindak Lanjut: Pembinaan dan Pemusnahan Barang Bukti

Setelah mengamankan barang bukti, Satpol PP Kabupaten Belitung akan melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha yang melanggar aturan, serta memusnahkan seluruh barang bukti berupa minuman beralkohol ilegal yang disita. Bagi warga pendatang tanpa identitas, pihaknya juga akan melakukan langkah administrasi untuk memastikan mereka kembali ke daerah asalnya dan melengkapi dokumen kependudukan yang sah.

“Untuk Minol, kami akan melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha yang melanggar, dan memusnahkan barang bukti yang ada. Sedangkan untuk warga pendatang tanpa identitas, kami membuatkan surat pernyataan agar mereka segera kembali ke daerah asal dan melengkapi dokumen administrasi yang sah,” tegas Hendri.

Operasi penertiban ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku usaha ilegal serta mengingatkan masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan daerah demi menjaga ketertiban umum.

Masyarakat Diundang untuk Berperan Aktif

Hendri juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Belitung untuk lebih berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan mereka. Ia berharap, dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan instansi terkait, Belitung dapat menjadi daerah yang lebih tertib, aman, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

See also  Eratnya Hubungan Presiden Prabowo dengan Raja Yordania yang Bersahabat Sejak Muda

“Untuk itu, saya mengajak masyarakat untuk berkolaborasi menciptakan Belitung yang lebih tertib dan aman. Peredaran minuman beralkohol yang tidak terkendali bisa merusak kondisi sosial dan ekonomi di daerah kita. Mari kita bersama-sama menjaga kampung halaman ini agar tetap kondusif,” tutup Hendri.

Sambutan Positif dari Masyarakat

Tindakan tegas Satpol PP Kabupaten Belitung ini mendapat respons positif dari sejumlah warga setempat. Mereka menyambut baik upaya pemerintah dalam menanggulangi peredaran minuman keras ilegal dan praktik prostitusi yang selama ini dianggap merusak citra daerah. Warga berharap, operasi serupa bisa dilakukan lebih sering untuk memastikan bahwa Belitung tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk dihuni serta dikunjungi.

Namun, meskipun langkah ini diapresiasi, sejumlah kalangan juga menilai bahwa pemerintah harus meningkatkan pengawasan terhadap usaha-usaha yang tidak berizin dan praktik-praktik ilegal yang lebih tersembunyi, agar penertiban ini benar-benar efektif dan berkelanjutan.

Menghadapi Tantangan Keamanan Sosial yang Kompleks

Meskipun operasi ini berhasil mengamankan beberapa barang bukti, tantangan ke depan masih besar. Pengawasan terhadap praktik-praktik ilegal seperti prostitusi daring dan penjualan alkohol ilegal perlu dilakukan secara lebih intensif dan berkelanjutan. Hal ini akan memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan dapat benar-benar menyentuh akar permasalahan dan menciptakan perubahan yang positif di masyarakat.

Dengan kerjasama yang lebih baik antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai lembaga terkait, Belitung memiliki potensi untuk menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. | DjossNews.Com | */Redaksi | *** |

banner 336x280
DILARANG mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin REDAKSI.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.