DjossNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Kamis, 23 Oktober 2025, menjadi hari yang penuh semangat bagi 50 siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanjungpandan. Di bawah naungan Diskominfo Kabupaten Belitung, mereka berkesempatan mengikuti program *Media Center Goes to School* yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dalam menggunakan internet dan media sosial secara bijak.
Kegiatan yang dilaksanakan dengan antusiasme tinggi ini mengangkat tema “Bijak dan Sehat dalam Menggunakan Internet dan Media Sosial”. Tujuannya jelas: memberikan pemahaman kepada para siswa tentang dampak positif dan negatif teknologi, serta mengedukasi mereka untuk menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab.
Materi Disesuaikan dengan Kebutuhan Siswa
Padila, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Belitung, mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan disusun dengan bahasa yang mudah dipahami, disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik para siswa SLB. Menurutnya, pendekatan yang tepat sangat penting dalam menyampaikan pesan edukasi digital agar dapat diterima dengan baik oleh peserta.
“Kami ingin menciptakan kolaborasi yang baik antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Sekolah memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang benar kepada anak didik. Mereka berhak tahu bahwa tidak semua informasi yang tersebar di internet itu benar,” ujar Padila saat diwawancara.
Menanggapi Pengaruh Internet pada Anak
Di era digital ini, tantangan besar yang dihadapi anak-anak adalah paparan informasi yang tidak terfilter dengan baik. Padila menekankan bahwa anak-anak, termasuk siswa SLB, rentan terpengaruh oleh informasi yang salah atau bahkan berbahaya.
“Mereka juga bagian dari sasaran yang terpapar informasi yang tidak akurat, baik dari media sosial maupun media elektronik seperti televisi. Tanpa kemampuan memilah informasi dengan bijak, mereka bisa sangat mudah terpengaruh,” jelas Padila.
Pentingnya Pemerataan Literasi Digital
Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi biasa. Diskominfo Belitung berupaya agar setiap lapisan masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang sama untuk memahami teknologi dengan bijak. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Diskominfo untuk pemerataan literasi digital, sebuah langkah yang semakin krusial di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
Diskominfo Belitung juga menekankan pentingnya melibatkan semua pihak, baik pemerintah, sekolah, maupun keluarga, dalam membentuk kesadaran bersama tentang penggunaan teknologi yang sehat dan positif.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Bijak dalam Bermedia Sosial
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Belitung berharap para siswa SLB Negeri Tanjungpandan dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan internet, tidak mudah termakan oleh berita hoaks, dan mampu memilah informasi yang baik dan benar. Ini adalah langkah awal menuju masyarakat yang lebih melek digital, tidak hanya di kalangan pelajar regular, tetapi juga di kalangan anak-anak berkebutuhan khusus.
Diskominfo Belitung pun berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan serupa di sekolah-sekolah lainnya di wilayah Kabupaten Belitung. Program ini bertujuan agar semakin banyak siswa yang teredukasi tentang literasi digital, serta memahami dengan baik bagaimana cara memanfaatkan internet dan media sosial secara bijak. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat Belitung dapat lebih siap menghadapi tantangan digital di masa depan.
Dengan pendekatan yang tepat dan kolaborasi yang solid, Diskominfo Belitung berusaha menciptakan masa depan yang lebih cerdas dan bijak dalam menggunakan teknologi. Kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter digital yang bertanggung jawab di kalangan generasi muda. | DjossNews.Com | */Redaksi | *** |
