Program 7 Kebiasaan Anak Belitung Hebat untuk Pengembangan Karakter dan Kecerdasan

by -2551 Views
Foto ; repro/kominfo

DjossNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Dalam menghadapi perkembangan zaman yang serba cepat, pembangunan karakter anak-anak menjadi sangat krusial.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos, saat menghadiri peluncuran program “7 Kebiasaan Anak Belitung Hebat” pada Kamis, 7 November 2025 di Halaman Gedung Nasional Tanjungpandan.

Peluncuran program ini bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kecerdasan emosional.

Dalam pidatonya, Bupati Djoni menegaskan bahwa pendidikan di era modern ini harus seimbang antara pembangunan infrastruktur fisik dan pembentukan karakter anak.

“Hari ini, kita tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan jiwa anak-anak kita. Harapan saya, tujuh kebiasaan anak hebat ini tidak hanya menjadi slogan, tapi menjadi karakter yang melekat pada diri mereka,” ujar Bupati Djoni dengan penuh semangat.

7 Kebiasaan Anak Belitung Hebat: Membangun Karakter Sejak Dini

Program “7 Kebiasaan Anak Belitung Hebat” dirancang untuk membentuk karakter yang kokoh pada anak-anak Belitung.

Melalui kebiasaan sehari-hari yang positif, anak-anak diharapkan dapat menumbuhkan kualitas pribadi yang baik, seperti kedisiplinan, empati, kejujuran, dan rasa tanggung jawab. Menurut Bupati Djoni, nilai-nilai ini akan menjadi fondasi bagi masa depan mereka.

“Sukses bukan hanya soal kecerdasan akademik. Anak-anak yang dapat mengendalikan emosi mereka, yang tahu bagaimana berinteraksi dengan orang lain, dan yang memiliki karakter kuat, akan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan di masa depan,” tegas Bupati.

Beliau juga menyoroti pentingnya kecerdasan emosional (EQ), yang sering kali lebih menentukan kesuksesan jangka panjang daripada kecerdasan intelektual semata.

“Anak yang rajin, sopan, jujur, dan memiliki empati terhadap sesama akan lebih siap menghadapi dunia, dibanding mereka yang hanya unggul dalam pelajaran sekolah,” tambahnya.

### Menjaga Nilai-Nilai Moral di Tengah Perubahan Zaman

Dalam pidatonya, Bupati Djoni juga mengingatkan akan pentingnya menjaga nilai-nilai moral yang esensial, seperti sopan santun, kejujuran, dan rasa hormat, di tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat.

“Zaman boleh berubah, tetapi nilai-nilai tersebut harus tetap ada. Anak-anak kita tidak hanya belajar dari apa yang kita katakan, tetapi juga dari apa yang kita contohkan.

Maka dari itu, orang tua dan guru harus menjadi teladan yang baik,” pesan Bupati yang mengajak masyarakat untuk terus menguatkan pendidikan moral pada generasi muda.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya peran serta semua pihak — orang tua, guru, dan masyarakat — dalam menguatkan pendidikan karakter. “Ini bukan tugas pemerintah saja, tetapi tugas kita semua.

Mari kita satukan tenaga, hati, dan teladan untuk memastikan bahwa anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki empati dan akhlak yang baik,” ungkapnya.

Dukungan Masyarakat dan Pihak Lain

Program “7 Kebiasaan Anak Belitung Hebat” ini tidak hanya mengandalkan pihak pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat, sekolah, dan keluarga dalam mendidik anak-anak.

Bupati Djoni berharap dengan kolaborasi ini, program tersebut dapat diterapkan dengan baik di seluruh pelosok Belitung.

“Program ini adalah langkah awal untuk menciptakan generasi Belitung yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi dunia global.

Saya yakin dengan kerja sama antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat, kita bisa membentuk karakter anak-anak Belitung yang tangguh, berkompeten, dan berdaya saing,” tutup Bupati Djoni.

Membangun Fondasi Masa Depan Belitung

Melalui peluncuran *”7 Kebiasaan Anak Belitung Hebat”*, Pemerintah Kabupaten Belitung ingin memastikan bahwa generasi muda di daerah ini tumbuh dengan karakter yang kuat, memiliki empati, dan dapat beradaptasi dengan cepat dalam dunia yang terus berubah.

Tidak hanya mencetak anak-anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga yang memiliki kesadaran sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Dengan semakin pesatnya perkembangan zaman dan tantangan global yang semakin kompleks, program ini diharapkan bisa menjadi landasan untuk menciptakan masa depan Belitung yang lebih baik.

Sebuah Belitung yang tidak hanya unggul dalam hal infrastruktur, tetapi juga kaya akan nilai-nilai moral dan budaya yang akan mewarnai perjalanan hidup generasi muda di masa depan.

Melalui langkah konkret ini, Kabupaten Belitung memperlihatkan komitmen yang tidak hanya mengedepankan kemajuan material, tetapi juga kemajuan karakter yang menjadi kunci utama untuk membangun masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing global. | DjossNews.Com | */Redaksi | *** |