Bupati Djoni Alamsyah ; Pemuda Kunci Pelestarian Budaya dan Pariwisata

by -2330 Views
Foto ; repro/diskominfo
banner 468x60

DjossNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, menegaskan peran vital pemuda dalam menjaga dan melestarikan budaya Belitung. Dalam acara Belitong Cultural Talks Show Pemuda Tahun 2025 yang digelar di Rumah Budaya Kabong, Senin (27/10/2025) malam kemarin, Bupati Djoni menyampaikan pentingnya kolaborasi antara generasi muda dan masyarakat dalam menjaga kekayaan budaya yang ada.

“Proses pelestarian budaya harus dilakukan bersama, dengan melibatkan setiap elemen, terutama pemuda sebagai agen perubahan,” ujar Bupati Djoni.

banner 336x280

Namun, Bupati Belitung ini mengingatkan bahwa budaya bukan sekadar tampak dalam pakaian adat atau atribut visual lainnya. Yang lebih mendalam, katanya, adalah **perilaku kehidupan sehari-hari** yang mencerminkan nilai-nilai budaya tersebut. “Budaya bukan hanya masalah pakaian, tapi juga perilaku kita. Bagaimana kita menyikapi kehidupan, saling menghargai, dan menjaga adab,” tegasnya.

Menurut Djoni, perilaku yang baik tidak hanya menjadi ciri khas budaya lokal, tetapi juga dapat berpengaruh besar terhadap sektor pariwisata. Wisatawan yang datang ke Belitung, menurutnya, tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga pengalaman budaya yang ramah dan menyenangkan. “Identitas kita adalah identitas yang berkarakter, karakter ramah, murah senyum, dan sifat baik lainnya. Itu yang akan membuat wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali,” tambahnya.

Pesan ini sejalan dengan kekhawatiran Bupati Djoni tentang potensi **”kehilangan identitas budaya”** yang lebih serius, yaitu bukan hanya soal kurangnya pengunjung baru, tetapi ketidakmauan wisatawan untuk **kembali ke Belitung**. Bagi Djoni, keberlanjutan pariwisata Belitung bergantung pada seberapa kuat masyarakat, khususnya pemuda, menjaga dan melestarikan budaya lokal yang selama ini menjadi daya tarik utama.

Pentingnya Keterlibatan Pemuda dan Pemerintah Daerah

Diskusi dalam acara ini turut dihadiri oleh Plt. Kadispora Kabupaten Belitung, Achmad Ridwan, yang mengungkapkan harapannya agar acara ini menjadi wahana bagi pemuda untuk berdiskusi dan memberi masukan konstruktif terkait pelestarian budaya. Ridwan berharap, melalui kegiatan seperti ini, para pemuda bisa memahami lebih dalam tentang nilai budaya Belitung dan juga memberikan kontribusi dalam upaya pelestariannya.

See also  Keluhan Nelayan Sulit Urus Izin, Wakil Bupati Syamsir ; "Kita Carikan Solusinya"

“Mudah-mudahan diskusi ini memberikan masukan yang berguna bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang lebih efektif untuk pelestarian budaya Belitung,” kata Achmad Ridwan.

Dia juga mengingatkan bahwa tidak hanya sektor pemerintahan yang bertanggung jawab dalam pelestarian budaya, namun juga **masyarakat secara kolektif**. Pemuda, dalam hal ini, menjadi kelompok yang paling strategis dalam menjaga budaya agar tetap relevan dengan zaman, tanpa kehilangan esensinya.

Menuju Pariwisata Berkelanjutan

Secara keseluruhan, acara ini menggarisbawahi pentingnya sebuah pendekatan yang lebih holistik dan inklusif dalam menjaga warisan budaya Belitung. Diskusi semacam ini dapat menjadi cermin dari bagaimana semua pihak dapat bersinergi untuk menciptakan pariwisata yang tidak hanya mengandalkan kekayaan alam, namun juga nilai-nilai budaya yang hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat setempat.

Sebagai penutup, Bupati Djoni kembali mengajak semua pihak untuk bekerja bersama menjaga budaya Belitung. Ia mengingatkan, tantangan terbesar bukanlah menarik wisatawan untuk pertama kali datang, tetapi bagaimana memastikan mereka ingin kembali, untuk menikmati tidak hanya keindahan alam, tetapi juga keramahan dan keunikan budaya yang Belitung tawarkan.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat, masa depan pelestarian budaya Belitung dan keberlanjutan pariwisatanya bisa terjamin. | DjossNews.Com | */Redaksi | *** |

banner 336x280
DILARANG mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin REDAKSI.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.