Wagub Sumbar Imbau Masyarakat Hati-hati Konsumsi Air dari Sinkhole

by -2217 Views
Foto ; repro/beritakkb
banner 468x60

DjossNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Kejadian fenomena alam yang belakangan ini menjadi viral di media sosial kembali menarik perhatian publik, kali ini di Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Fenomena tersebut adalah munculnya air dari sebuah sinkhole (lubang tanah amblas) yang berada di area persawahan warga. Air tersebut telah memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarakat, dengan banyak orang yang percaya bahwa air dari sinkhole tersebut membawa berkah dan khasiat tertentu.

banner 336x280

Namun, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, turun langsung ke lokasi untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat mengenai potensi bahaya yang ada.

Fenomena Alam atau Berkah?

Fenomena munculnya air dari sinkhole tersebut pertama kali ramai di media sosial pada awal Januari 2026, setelah sejumlah warga mulai mengantre untuk mengumpulkan air yang dianggap memiliki khasiat. Banyak dari mereka yang percaya bahwa air tersebut tidak hanya jernih, namun juga memiliki rasa yang manis dan bisa memberikan manfaat kesehatan.

Sebuah video yang diunggah oleh akun @gadihbujangminangkabau menunjukkan sejumlah warga mengantre dengan membawa botol dan plastik untuk menampung air dari lubang besar yang baru muncul tersebut.

Dalam video itu, terlihat beberapa orang mengatakan bahwa air tersebut terasa manis dan berharap air itu bisa memberikan manfaat bagi mereka. Video tersebut viral dengan lebih dari 73 ribu penayangan, sehingga menarik perhatian lebih banyak orang.

Namun, terlepas dari kepercayaan yang berkembang di masyarakat, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy tidak hanya prihatin atas fenomena viral ini, tetapi juga merasa perlu untuk memberikan klarifikasi yang lebih ilmiah dan edukatif.

Dalam kunjungannya ke lokasi pada Minggu, 11 Januari 2026 kemarin, Vasko memberikan imbauan yang penting terkait konsumsi air dari sinkhole tersebut.

See also  Komunikasi Lintas Sektoral, Bupati Belitung ; "Saya Ingatkan Kita Harus Solid"

Kajian Ilmiah: Kandungan Bakteri di Air Sinkhole

Menurut Vasko, pemerintah melalui Badan Geologi dan Dinas Kesehatan telah melakukan kajian terhadap air yang keluar dari sinkhole itu. Hasilnya cukup mengejutkan, sebab air tersebut ternyata mengandung bakteri dengan kadar yang cukup tinggi. Dalam pernyataannya, Vasko mengingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi air tersebut secara langsung.

“Jadi, menurut hasil kajian dari Badan Geologi dan Dinas Kesehatan, air ini mengandung bakteri yang cukup tinggi,” ujar Vasko dengan tegas. “Jadi, saya meminta kepada warga untuk tidak meminum air ini secara langsung, kecuali setelah dimasak terlebih dahulu,” tambahnya.

Penemuan ini tentu saja penting untuk mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai khasiat yang diyakini banyak orang tanpa adanya bukti ilmiah yang mendukung.

Menurut Vasko, meskipun air tersebut jernih dan tampaknya aman untuk diminum, keberadaan bakteri bisa berisiko menimbulkan penyakit, terutama bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

Fenomena Alam yang Tak Berkaitan dengan Kepercayaan Mistis

Selain mengingatkan tentang bahaya konsumsi air tanpa dimasak, Vasko juga menegaskan bahwa kemunculan air dari sinkhole tersebut merupakan fenomena alam biasa yang tidak ada hubungannya dengan hal-hal mistis atau kepercayaan yang berkembang di masyarakat.

“Ini hanya proses alam yang biasa terjadi, dan tidak ada hubungannya dengan hal-hal yang mistis atau memiliki kekuatan magis,” tegas Vasko.

“Fenomena ini mungkin tampak luar biasa, tetapi sebetulnya ini adalah salah satu proses alam yang biasa terjadi dalam geologi. Jadi, tolong jangan terjebak dalam mitos atau kepercayaan yang tidak jelas,” tambahnya.

Vasko menekankan bahwa fenomena munculnya air dari sinkhole bukanlah suatu hal yang istimewa atau berkaitan dengan mitos-mitos kesehatan, meskipun banyak warga yang berharap bisa mendapatkan manfaat dari air tersebut.

See also  Peringati Maulid Nabi, Ratusan Jamaah Padati Pantai Tanjung Pendam

Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi fenomena semacam ini dengan lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan.

Batas Jarak Aman dan Keamanan di Lokasi Sinkhole

Di samping imbauan terkait konsumsi air, Vasko juga menyoroti pentingnya keselamatan saat mengunjungi lokasi sinkhole. Sejak awal kemunculan sinkhole tersebut pada 4 Januari 2026 lalu, lokasi ini telah menjadi tujuan wisata yang cukup ramai, meskipun pihak kepolisian sudah memasang garis polisi untuk menjaga area tersebut.

Namun, dengan semakin ramainya pengunjung yang datang untuk melihat langsung dan mengambil air dari sinkhole, Vasko meminta agar pengunjung mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama. “Kami sudah memasang pagar bambu di sekitar lokasi untuk memastikan jarak aman bagi masyarakat yang ingin melihat fenomena ini,” jelasnya.

Pihak berwenang juga sudah mengimbau warga untuk tidak memasuki area sinkhole terlalu dekat, mengingat adanya potensi bahaya seperti longsor atau keruntuhan tanah yang bisa terjadi kapan saja.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap aman saat datang ke lokasi ini, jadi mari kita tetap patuhi aturan yang ada dan jangan mengambil risiko yang tidak perlu,” tegasnya.

Pesan Edukasi dan Kewaspadaan untuk Masyarakat

Kunjungan Vasko Ruseimy ke lokasi sinkhole ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan imbauan tentang konsumsi air dan keselamatan, tetapi juga untuk memberikan pesan edukatif kepada masyarakat tentang pentingnya berpikir kritis dan mengedepankan kesehatan dalam menghadapi fenomena alam semacam ini.

“Masyarakat harus tahu bahwa meskipun sebuah fenomena alam terlihat menarik dan mengundang rasa ingin tahu, kita tidak boleh terburu-buru mempercayai mitos-mitos yang berkembang tanpa dasar ilmiah. Kepercayaan yang tidak berdasarkan fakta dan penelitian hanya akan berpotensi merugikan diri sendiri,” ujar Vasko.

See also  Sat Narkoba Polres Tapteng Tangkap Dua Orang Pengedar Sabu Beserta Barang Bukti

Pemerintah daerah juga berjanji untuk terus memantau dan melakukan kajian lebih lanjut terhadap fenomena sinkhole ini.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau kondisi di lapangan dan memastikan bahwa segala hal yang terjadi di lokasi ini tidak membahayakan masyarakat,” pungkas Vasko.

Masyarakat Diharapkan Lebih Bijak

Meskipun fenomena air dari sinkhole ini memicu rasa penasaran dan keinginan masyarakat untuk mendapatkan manfaat darinya, Wakil Gubernur Sumatera Barat berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menyikapi situasi ini. Menjaga kesehatan dan keselamatan diri adalah hal utama yang harus diperhatikan dalam menghadapi fenomena alam semacam ini.

“Jangan sampai rasa penasaran dan harapan terhadap air yang dianggap membawa berkah justru membawa mudarat. Semua ini harus dilihat dengan kacamata ilmiah, dan kita harus selalu mengutamakan kesehatan,” tegasnya.

Fenomena kemunculan air dari sinkhole di Nagari Situjuah Batua mengingatkan kita semua tentang pentingnya edukasi dan kewaspadaan dalam menghadapi berbagai fenomena alam.

Meskipun kepercayaan dan mitos mungkin menjadi bagian dari budaya, kita harus tetap mengutamakan ilmu pengetahuan dan keselamatan dalam setiap langkah yang diambil.

Dengan pendekatan yang lebih rasional, kita tidak hanya dapat memahami lebih baik fenomena alam, tetapi juga menghindari risiko-risiko yang bisa membahayakan diri kita.

Sebagai masyarakat yang terus berkembang, mari kita tetap terbuka terhadap pengetahuan dan informasi yang lebih baik, serta menjaga diri kita dan orang lain agar selalu aman dalam menghadapi setiap tantangan alam yang ada. | DjossNews.Com | */Redaksi | *** |

banner 336x280
DILARANG mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin REDAKSI.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.