Tanjungpandan | Belitung | Bangka Belitung | DjossNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Pemerintah Kabupaten Belitung menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi olahraga pelajar. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, Pemkab Belitung menyerahkan penghargaan berupa bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi yang meraih medali pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pelajar XII tingkat Provinsi Bangka Belitung, Selasa (7/10/2025).
Penyerahan penghargaan tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan para atlet muda yang telah mengharumkan nama Kabupaten Belitung. Bonus diberikan secara simbolis kepada perwakilan atlet dan pelatih yang berhasil menyumbangkan medali di ajang yang digelar di dua lokasi: Belitung Timur dan Sungai Liat beberapa waktu lalu.
69 Medali, Peringkat 3 Se-Provinsi
Achmad Ridwan, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belitung, menyebut bahwa kontingen Kabupaten Belitung menorehkan hasil membanggakan dengan meraih peringkat ketiga di antara seluruh kabupaten/kota yang berpartisipasi di Kejurda.

“Total kita mendapat 27 medali emas, 19 medali perak dan 23 medali perunggu,” jelas Ridwan.
Capaian ini menurutnya bukan sekadar angka, tetapi hasil dari latihan keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah para atlet pelajar yang bertanding di berbagai cabang olahraga.

10 Atlet Melaju ke Popnas 2025
Prestasi atlet Belitung tak berhenti di Kejurda. Dari seluruh peserta yang berlaga, 10 atlet dari Kabupaten Belitung berhasil lolos untuk mewakili Provinsi Bangka Belitung di ajang bergengsi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 yang akan digelar pada 1–10 November di Jakarta.
“Karate sebanyak 3 atlet, senam 2 atlet, atletik 3 atlet dan renang 2 atlet,” sebut Ridwan.
Kehadiran atlet Belitung di Popnas diharapkan mampu mengangkat nama provinsi dan daerah di kancah nasional, sekaligus menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya di Belitung.
Dukungan Penuh dari Pemkab Belitung
Wakil Bupati Belitung, Syamsir, hadir dalam acara penyerahan penghargaan dan menyampaikan rasa bangga serta apresiasinya kepada para atlet dan pelatih.
“Tentunya meskipun juara 3, kita sangat berterima kasih atas perjuangan adik-adik sekalian,” ujar Syamsir.
Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Belitung untuk terus mendukung seluruh atlet lokal, tanpa memandang jenis cabang olahraganya. Menurutnya, perhatian terhadap atlet harus bersifat menyeluruh dan berkelanjutan, baik dalam bentuk fasilitas, pelatihan, maupun penghargaan atas prestasi.
Ulasan : Saat Bonus Jadi Penyemangat, Bukan Sekadar Formalitas
Penghargaan kepada atlet dan pelatih bukan hanya soal angka atau nominal. Lebih dari itu, ini adalah bentuk pengakuan negara terhadap kerja keras anak-anak muda yang memilih jalur olahraga sebagai medan pengabdian dan prestasi.
Di tengah sorotan publik yang seringkali hanya fokus pada olahraga besar seperti sepak bola, langkah Pemkab Belitung untuk mengapresiasi atlet Kejurda adalah angin segar. Terlebih, keberhasilan mengirimkan 10 atlet ke Popnas adalah bukti nyata bahwa pembinaan atlet pelajar di daerah berjalan dengan baik.
Namun, yang lebih penting adalah kelanjutan perhatian ini. Pembinaan atlet tidak boleh musiman. Harus ada investasi jangka panjang, baik dalam bentuk fasilitas, pelatih berkualitas, hingga jaminan pendidikan bagi atlet muda.
Belitung bisa menjadi contoh, bahwa daerah kecil pun mampu bersaing jika memiliki komitmen kuat untuk membina olahraga sejak dini. Bonus memang penting, tapi konsistensi lebih utama. | DjossNews.Com | */Redaksi | *** |

























